Posts

Showing posts with the label Hikmah of the Day

(Hikmah of the Day) Perang Uhud dan Komitmen Nabi atas Hasil Musyawarah

Perang Uhud dan Komitmen Nabi atas Hasil Musyawarah Saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang melakukan persiapan perang Uhud, Rasulullah mengumpulkan para sahabat guna melakukan musyawarah dan mengatur strategi perang. Di antara strategi yang dilontarkan adalah apakah tetap bertahan di Madinah, ataukah keluar menghadapi musuh, yang saat itu dipimpin oleh Abu Sofyan, Khalid ibn Walid sebelum ia masuk Islam dan Ikrimah ibn Abu Jahal.   Sepintas sejarah, Khalid ibn Walid dikenal sebagai ahli strategi dalam perang kala itu dan merupakan saingan berat dari Sayyidina Umar ibn Khathab dalam kepandaiannya, bahkan Sayyidina Hamzah yang sudah terlebih dulu masuk Islam. Saat Khalid ibn Walid masuk Islam, ia mendapat julukan langsung dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebagai Saifullah (Sang Pedangnya Allah), karena kelihaiannya dalam bertempur dan memimpin pasukan. Begitulah kalau hidayah sudah masuk ke dalam sanubari orang. Ia bisa bertindak sebaliknya dan justru me...

(Hikmah of the Day) Hadratussyekh Hasyim Asy’ari: Perpecahan, Akar Runtuhnya Negara

Hadratussyekh Hasyim Asy’ari: Perpecahan, Akar Runtuhnya Negara Setelah menyeru tentang pentingnya menjalin hubungan dengan landasan satu wadah nasionalisme negara bangsa, Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari dalam kesempatan pidatonya yang dirangkum dalam Muqaddimah Qanun Asasi Nahdlatul Ulama menjelaskan lebih lanjut tentang bahaya dari suka memperuncing masalah dan tercerai-berai. Di antara pidatonya adalah dengan menukil pendapat Imam al-Suyuthi sebagai berikut:   فإن الإجتماع والتعاون والإتحاد والتآلف هو الأمر الذي لايجهل أحد منفعته، كيف وقد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : "يد الله مع الجماعة، فإذا شذ الشاذ منهم اختطفته الشياطين كما يختطف الذئب من الغنم "   Artinya, “Sesungguhnya, sikap sosial, saling tolong-menolong, menjaga persatuan, kasih sayang dengan sesama adalah fakta yang tiada seorang pun tidak mengetahui manfaatnya. Bagaimana mau menolak, bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun pernah bersabda: “Kuasa Allah bersama jamaah (persatuan). ...

(Hikmah of the Day) Saat Seluruh Manusia Mohon Syafaat Nabi Muhammad di Hari Kiamat

Saat Seluruh Manusia Mohon Syafaat Nabi Muhammad di Hari Kiamat Besarnya perhatian Rasulullah ﷺ kepada umatnya benar-benar tiada tara dan tak terkira. Sampai-sampai beliau menangguhkan sebagian doanya hingga hari kiamat demi membela dan menyelamatkan mereka, sebagimana sabdanya, “Setiap nabi pasti memiliki doa mustajab. Hanya saja mereka menyegerakan doa mereka di dunia. Namun, aku menunda doa itu demi menolong umatku pada hari kiamat. Insyaallah, doa itu akan terwujud,” (HR al-Bukhari dan Muslim).   Besarnya kasih sayang beliau kepada umatnya juga tak tergantikan dengan tawaran masuknya separuh mereka ke surga. Beliau lebih memilih tawaran syafaat karena ingin membela umatnya lebih banyak, sebagaimana tergambar dalam salah satu haditsnya, “Aku diberi pilihan antara syafaat dengan masuknya separuh umatku ke surga. Namun, aku memilih syafaat. Sebab, syafaat lebih menyeluruh dan lebih banyak. Mungkin saja kalian mengira sayafaatku hanya untuk orang-orang bertakwa? Tidak. Tetapi...

(Hikmah of the Day) Teladan Rasulullah soal Menghargai Kesetaraan Hak Orang Lain

Teladan Rasulullah soal Menghargai Kesetaraan Hak Orang Lain Ketika kita bicara mengenai ‘harmoni' maka seolah terkesan di dalamnya upaya untuk menata dan mengatur not-not balok, menyusunnya sedemikian rupa dan akhirnya mengalun menghasilkan lagu. Jika diksi ini kita tambahkan diksi lainnya, yakni ‘kehidupan’, maka kehidupan yang harmoni seolah diumpamakan sebagai sebuah lagu. Lagu yang sebelumnya terdiri atas nada-nada tak beraturan, diubah menjadi susunan not-not dengan tinggi rendah nadanya yang teratur. Inilah harmoni.   Dalam konteks masyarakat majemuk, ikhtiar untuk menciptakan harmoni juga amat diperlukan. Bagaimana Islam memandang usaha ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara?   KH Maimoen Zubair dalam sebuah pengantarbuku Fiqih Kebangsaan yang disusun oleh Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) menyampaikan bahwa Islam pertama kali hadir di kota Makkah yang beriklim tandus dan kering, lalu hijrah ke kota Madinah al-Munawwarah. Di kota Madinah ini, iklim d...