Posts

Showing posts with the label Ramadhan of the Day

(Ngaji of the Day) Pertanda Orang Mendapat Malam Lailatul Qadar

Pertanda Orang Mendapat Malam Lailatul Qadar Meraih malam lailatul qadar merupakan harapan semua umat Islam pada bulan Ramadhan. Salah satu saluran untuk memperoleh predikat takwa peristiwa malam lailatul qadar. Malam agung dan istimewa yang kebaikannya berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.   Datangnya malam lailatul qadar tidak seorang pun yang mengetahui tepatnya kapan. Selama ini umat Islam hanya membaca tanda-tanda malam yang menurut Al-Qur’an lebih baik dari 1.000 bulan ini. Betapa mulianya malam lailatul qadar karena mampu membawa seorang hamba pada ketakwaan yang hakiki.   Untuk bertemu dengan malam lailatul qadar, seorang hamba sesungguhnya bisa mempersiapkan diri sedari awal Ramadhan tiba. Ini menunjukkan bahwa kebaikan harus bersifat kontinu sebagaimana kemulian yang ditunjukkan pada malam lailatul qadar dan dampaknya terhadap kehidupan di masa-masa yang akan datang.   Muhammad Quraish Shihab dalam Membumikan Al-Qur’an (1999) mengungkapkan amalan-amala...

(Ngaji of the Day) Agar Meraih Itqun Minan Nar di Penghujung Ramadhan

Agar Meraih Itqun Minan Nar di Penghujung Ramadhan Saat ini kita berada di penghujung bulan Ramadhan. Kita memohon pertolongan kepada Allah agar Dia baguskan ibadah kita, kekhusyukan dan keihlasan kita untuk meraih ridha-Nya di jelang berakhirnya bulan suci ini.   Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebut bahwa puasa Ramadhan terbagi tiga bagian, yaitu bagian pertama rahmat (kasih sayang), bagian kedua maghfirah (pengampunan), dan bagian ketiga adalah itqun minan nar (pembebasan dari api neraka).   Apa sebenarnya maksud itqun minan nar dan apa hubungannya dengan Lailatul Qadar?   Sejatinya api yang ada di neraka kita bawa sendiri dari dunia. Api yang kan membakar kita di barzah dan di akhirat berada dalam genggaman kita sendiri.   Apakah saat ini kita mengakui sedang memegang api? Kalau kita tidak mengakui maka bagaimana akan dibebaskan dari api neraka. Kita ambil hadits qudsi ini untuk memahamkan api yang dimaksud.   يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى ...

(Ngaji of the Day) Hukum Shalat Kafarat di Jumat Akhir Ramadhan

Hukum Shalat Kafarat di Jumat Akhir Ramadhan   Sebentar lagi kita berada di penghujung bulan Ramadhan. Belakangan ini, seperti halnya dibahas tahun-tahun sebelumnya, muncul persoalan terkait tradisi yang dilakukan di waktu tersebut. Tepatnya pada hari Jumat terakhir, usai shalat Jumat, terdapat tradisi menjalankan shalat kafarat atau disebut shalat al-bara’ah .   Shalat kafarat dilakukan sejumlah rakaat shalat fardlu. Lima kali waktu shalat—Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan Subuh—total 17 rakaat. Sebagian pihak setuju atas tradisi tersebut, sementara sebagian yang lain melarangnya. Shalat kafarat diniatkan untuk mengqadla’ shalat fardlu yang diragukan ditinggalkan atau yang tidak sah. Ada keterangan bahwa shalat kafarat ini dapat mengganti shalat yang ditinggalkan semasa hidupnya sampai 70 tahun dan dapat melengkapi kekurangan-kekurangan dalam shalat yang dilakukan disebabkan waswas atau lainnya.   Bagaimana hukum Islam memandang pelaksanaan shalat kafarat? ...