Posts

Showing posts with the label Zuhairi

Zuhairi: Belajar dari "New Normal" di Timur-Tengah

Belajar dari "New Normal" di Timur-Tengah Oleh: Zuhairi Misrawi   Timur-Tengah setelah pandemi bukanlah Timur-Tengah sebelum pandemi. Timur-Tengah adalah wilayah yang terlebih dahulu menerapkan kebijakan kenormalan baru ( new normal ) sebelum negara-negara yang lain. Uni Emirat Arab (UEA) adalah negara di kawasan yang pertama kali memasuki zaman normal baru, yaitu memilih untuk berdamai dengan corona dengan membuka karantina akhir April lalu.   Kita melihat warga menyambut pembebasan dari karantina dengan suka-cita. Mereka berkonvoi dan memadati sejumlah mall, khususnya di Dubai. Langkah ini diambil dalam rangka memberikan nafas bagi kebuntuan ekonomi yang dihadapi oleh negara yang selama ini menikmati rezeki berlimpah dari sektor pariwisata, investasi, dan energi itu.   Karantina yang berlaku selama berminggu-minggu sejak merebaknya corona di kawasan telah menyebabkan pemerintah setempat mengambil langkah karantina yang menyebabkan lumpuhnya perekonomian, sehing...

Zuhairi: Zaman Baru Politik Irak di Tengah Pandemi

Zaman Baru Politik Irak di Tengah Pandemi Oleh: Zuhairi Misrawi   Di tengah pandemi, Irak berhasil keluar dari jalan buntu politik. Parlemen Irak berhasil melantik Perdana Menteri baru Mustafa al-Kadzimi. Sosok mantan Ketua Badan Intelijen Irak itu juga berhasil membentuk pemerintahan baru dan mendapat dukungan dari mayoritas parlemen.   Tentu saja, hal tersebut menjadi hadiah bagi politik Irak yang sejak 7 bulan terakhir mengalami kebuntuan dalam memilih Perdana Menteri. Dua kandidat sebelumnya kandas karena mendapatkan penentangan luas dari publik, yaitu Taufiq Alawi dan Adnan Zurfi.   Di tengah situasi politik yang menghangat akibat demonstrasi dalam setahun terakhir, yang berujung pada kemartiran Qassem Soleimani dan al-Mahdi al-Mohandes, Irak terus mengalami goncangan politik. Masalah yang dihadapi tidak hanya bagaimana menjaga peliknya keseimbangan politik di dalam negeri, melainkan juga merespons kuatnya arus perlawanan terhadap Amerika Serikat di Irak. Fa...

Zuhairi: Derita Timur-Tengah di Masa Pandemi

Derita Timur-Tengah di Masa Pandemi Oleh: Zuhairi Misrawi   Selama ini, Timur-Tengah selalu mempunyai dua wajah. Yaitu wajah yang penuh kemewahan serta wajah yang penuh penderitaan, termasuk di dalamnya konflik yang berkepanjangan. Tapi, wabah corona menyebabkan situasinya semakin sulit. Corona menyeret Timur-Tengah pada titik-nadir kehidupan yang mengubah wajah wilayah itu menjadi monolitik. Yaitu wajah yang penuh ketidakpastian. Bahkan jika pandemi berlangsung lama, maka akan terjadi sesuatu yang luar biasa di negeri kaya minyak dan gas itu.   Tiga sektor ekonomi yang menjadi pilar ekonomi di Timur-Tengah benar-benar ambyar akibat pandemi. Harga minyak terus merosot tajam akibat perang harga antara Arab Saudi dan Rusia. Egoisme yang selama ini dipertontonkan Arab Saudi dengan mengeksplorasi minyak dalam jumlah yang besar dengan harga yang relatif menggiurkan, harus rela menghadapi fakta minyak yang bahkan tidak mempunyai harga apa-apa. Karenanya, untuk pertama kaliny...